Selasa, 16 Juni 2015

5 Hal (Gak Sepenuhnya Benar) Yang Kita Percaya Saat Kecil

Hallo?
Konbanwa Minna?

Selamat Malam? (ya tergantung kapan kalian bacanya sih, nanti tinggal diganti siang, sore atau pagi)
 

Sudah lama aku tidak menulis sesuatu karena kesibukanku di dunia nyata. Mulai dari pengumuman kelulusan, pendaftaran, sampai belajar untuk tes pendaftaran. Mungkin hal itulah yang membuatku kacau akhir-akhir ini, jadi sekarang aku putuskan untuk menulis sebuah artikel yang mungkin bisa menurunkan tingkat ke-stresanku.


Kalian masih ingat saat-saat kalian masih kecil? *masa itu (membayangkan indahnya masa kecil)*. Masa dimana kita masih sangat sangat ceria, polos dan tak pernah merasakan suatu masalah apapun (mungkin hanya ada satu masalah, yaitu masalah pertemanan terutama rebutan mainan dengan teman). Ya bisa dibilang masa kecil adalah masa-masa dimana kita paling menikmati hidup. Tapi dengan kepolosan kita, kita sering mempercayai hal-hal yang tak masuk akal. Hal-hal itulah yang akan aku bahas kali ini, selamat membaca.

1. Mitos-mitos zaman dahulu




"Jangan duduk di pintu atau kamu bakalan gak dapat jodoh!" atau bisanya "Kalo kamu makannya gak habis nanti nasinya nangis lho". Memang baik maksud orang tua bilang seperti itu, membiasakan kita melakukan hal baik dan sopan. Tapi jika aku ingat lagi saat masih kecil aku hanya bicara dalam hati sambil tersenyum (hebat banget yah, aku saja dulu sangat mempercayai hal seperti ini). Kalo begitu sekarang aku akan ceritakan sebuah mitos untuk kalian, yaitu "Kunjungi blogku minimal seminggu sekali atau ada yang akan menangis (aku, haha. *huuuuu... garing, gak lucu*)".

2. Jajanan Berhadiah


Tidak sepenuhnya salah sih, aku juga sering dapat hadiah dari jajanan seperti ini. Tapi (ada tapinya), kemungkinan dapatnya itu sangat sangat kecil. Tapi seberapa kecilpun kemungkinan itu, kita akan terus berusaha dan sangat percaya bahwa suatu saat kita akan mendapatkan hadiah itu. Yang paling terkenal menurutku adalah permen karet YOSAN, kalian masih ingat? Dimana kita disuruh untuk mengumpulkan huruf-huruf dan kita rangkai menjadi kata YOSAN. Tapi masalahnya adalah huruf "N" (bagi yang pernah merasakan seperti itu pasti tau lah susahnya mendapatkan huruf N)

3. Iklan di Televisi


Tau kan iklan di atas?
Dengan lugunya kita percaya dengan apa yang ada di iklan, dan langsung bilang ke orang tua untuk beli produknya. Aku masih ingat dulu saat Indo*iar masih gencar-gencarnya nayangin anime-anime Jepang (Dragon Ball, Digimon, Pokemon, Yu-Gi-Oh dll) pasti setiap iklan ada produk yang berhubungan dengan anime (contohnya iklan Gasing, Tamiya, Kartu) dan akan selalu menarik di mataku. Dan yang lucunya, dulu aku percaya bahwa jika aku membeli gasing atau tamiya maka akan ada jurusnya seperti yang ada di filmnya.

4. Gigi Lepas



Kalian pasti pernah lepas kan giginya? Apa yang kalian lakukan dengan gigi yang lepas? Kalo aku sih dulu percaya banget kalo gigi yang lepas adalah gigi bawah maka aku harus melemparnya ke atas, kalo yang lepas adalah gigi atas maka aku akan menguburnya di tanah (apakah kalian sama denganku? atau cuma aku saja yang melakukan hal itu?).

5. Lindsay Lohan Itu Kembar Beneran di Film Parent Trap (Khusus aku)


Kalian pernah nonton gak film ini?
Film ini bercerita tentang sepasang anak kembar, Annie dan Hollie (keduanya diperankan Lindsay Lohan) yang dipisahkan oleh kedua orang tua mereka yang bercerai saat mereka masih bayi. Annie dibawa ibunya ke London, sedangkan Hollie ikut ayahnya tinggal di New York. Keduanya bertemu kembali 10 tahun kemudian secara tidak sengaja ketika sama-sama sedang mengikuti Summer Camp (Kamping musim panas). Setelah kegiatan Summer Camp dan mengharuskan Annie dan Hollie kembali ke rumah masing-masing, mereka berdua sepakat untuk bertukar tempat karena rasa rindu pada masing-masing orang tua. Annie yang tidak memiliki sosok seorang ayah, menjadi Hollie untuk terbang ke New York menemui ayah kandungnya. Sedangkan Hollie yang sangat ingin memiliki seorang ibu, menjadi Annie untuk kembali ke London di mana ibunya selama ini tinggal. Awalnya tidak sulit bagi keduanya yang saling bertukar posisi untuk berperan menjadi yang lainnya, dan tidak ada yang menyadari hal ini sebelumnya selain mereka berdua, karena mereka kembar. Namun masalah mulai muncul ketika ayah mereka akan menikahi seorang perempuan licik yang sebenarnya hanya mengincar harta ayah mereka. Annie dan Hollie pun memutar otak untuk menggagalkan rencana pernikahan tersebut dengan mempertemukan kembali kedua orang tua mereka. Cerita ini berakhir dengan happy ending. Terlepas dari semua itu Lindsay Lohan adalah idolaku saat kecil (walaupun saat itu aku masih belum tau nama salinya).


Ya memang masa keciitu penuh dengan kepolosan. Jadi tidak akan ada yang menyalahkan tingkah laku kita itu. Sekian tulisanku kali ini, semoga bisa menghibur kalian. Jangan sungkan-sungkan berkunjung ke sini ya?

Bye - bye...
  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar