Sabtu, 28 November 2015

Story of My Life : Zero


"Baru pukul 6 pagi" gumamku sambil melihat jam yang tergantung di sudut kamar. Oh iya, hari ini adalah hari yang bersejarah bagiku. Apa kalian bisa menebak? Jika kalian menebak hari ini adalah hari pertama sekolah, maka tebakan kalian salah. Hari ini adalah hari perpisahanku dengan teman yang selama 6 tahun selalu bersama.



Menurutku perpisahannya biasa, tidak ada sesuatu yang terlalu berkesan. Hal paling aku ingat hanyalah aku maju ke panggung dan menarikan tarian tradisional. Memalukan? Tidak! aku malah bangga karena aku bisa membuktikan bahwa aku itu tidak kaku, pendiam, dan cuek. Oh iya, selain itu aku juga masih ingat aku di beri hadiah karena prestasiku di sekolah. Hanya itu hal yang paling aku ingat, menyedihkan bukan?

"Aku berpisah? Apakah ini nyata? Aku benar-benar tidak akan bertemu mereka lagi?" Yaaa, benar-benar berpisah! Tak ada seorangpun yang menemaniku untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Mereka semua berpencar meninggalkan aku sendiri di belakang.
  
Di atas adalah versiku, tapi kalo menurut temanku sih malah aku yang terlalu cepat sehingga meninggalkan mereka semua di belakang. Pernah ada seorang wanita yang benar-benar peduli denganku waktu itu, selalu ingin bersamaku. Dia berusaha agar bisa mengejarku, tapi tetap aku ini terlalu berbeda dengan mereka semua. Sehingga dia tetap tidak bisa mengejarku ke dunia baruku. Ya mungkin aku memang seperti ini, sendiri! Bahkan sejak meninggalkan SD!

***

Hari ini baru hari pertamaku bersekolah. Seperti biasa aku mandi, makan, ganti baju, dan mempersiapkan segala sesuatu untuk kepentingan MOS nanti. Aku buka pintu yang selama ini menghalangiku menuju dunia luar. Tidak seperti yang kalian semua bayangkan, diluar sana tidak ada teman-temanku yang menungguku, mengajak bercerita denganku, bersenda gurau. Yaaa, aku hanya sendiri menuju dunia bariuku.

Sial! Harusnya aku berangkat lebih pagi! Upacara pembukaan MOSnya sudah dimulai! "Eh itu siapa?" dengan begitu tenangnya berjalan walaupun dia tau sudah terlambat. Dan dialah wanita pertama yang aku kagumi di dunia baruku. :)

Bersambung.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar